Sabtu , Oktober 31 2020

Berikut Poto Pelaku Serta Video Detik Penusukan Syekh Ali Jabir

penusukan syekh al jabir

Jika terburu-buru mengambil kesimpulan, maka akan menimbulkan ketidakpercayaan dari masyarakat Lampung. Sebelumnya aksi penyerangan terhadap ulama oleh orang yang diduga gila juga banyak dikerjakan. Antara lain, Imam Masjid Al Falah Darul Muttaqin Pekanbaru, Ustaz Yazid Nasution. Yazid ditusuk menggunakan pisau ketika sedang memimpin doa setelah salat Isya berjamaah.

Selanjutnya pelaku penusukan diketahui bernama alpin Andria dan dialah yang menusuk ulama kharismatik tersebut ketika mengisi tabligh di masjid Shalahuddin yaitu ketika menghadiri Wisuda Tahfidz Perdana TPQ dan Rumah Tahfids Falahudiin Tahun anutan M. Berdasarkan Keterangan dibanding Ayah pelaku, M Rudi mengatakan bahwa anaknya sudah 4 tahun mengalami seloroh jiwa, namun Syekh Ali Jaber meminta kepolisian menyelami tuntas kasus penusukan itu.

Permerintahan sebuah negara menjamin kebebasan ulama guna terus berdakwah amar prominen nahi munkar dan Hamba menginstruksikan agar semua petugas menjamin keamanan kepada getah perca ulama yang berdakwah dengan tetap mengikuti ptokol kesehatan di era Covid 19.

Kecuali itu aksi penyerangan tentang ulama juga dialami Pengurus Persis di Cigondewah, Bandung, Jawa Barat, H. R Prawoto yang meninggal bumi usai dianiaya oleh BIASA tetangganya sendiri pada mula 2018. Menurut Din, dari kejadian tersebut banyak taktik yang tidak masuk akal, oleh sebab itu banyak kalangan sangat meragukan bahwa pelaku penikaman merupakan orang gila.

Artinya, semesta dapat dipersalahkan karena sudah memelihara orang gila untuk melakukan kriminalisasi terhadap tokoh-tokoh tertentu khususnya ummat Islam. Dari namanya itu saja orang sudah berspekulasi untuk membenturkan agama. Apalagi begitu dihubungi orangtua pelaku, mengatakan anaknya sudah 4 tahun menderita gangguan jiwa. Taktik serupa juga sebelumnya disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD. Dia mengaku tak mengakui sama sekali bahwa pelaku penusukan merupakan orang dengan gangguan jiwa. Wakil Rais Syuriyah PWNU Lampung ini pula meminta aparat Polda Terkatung-katung agar tidak tergesa-gesa merumuskan pelaku penusukan tersebut ialah orang kurang waras/terganggu jiwanya.

Pascapenusukan, pengatur nyaris dihakimin oleh massa yang ikut dalam kegiatan tersebut, namun berhasil dicegah oleh Syekh Ali Jaber. Begitu selesai, Ia menyulut ibu dari anak itu untuk berfoto buat kenang-kenangan. Ternyata Ibu dari anak itu Hpnya Full, jadi tidak bisa digunakan guna berfoto. Pada kesempatan tersebut Ia memanggil seorang keturunan naik ke atas platform, untuk tes bacaannya.

“Syeck Ali Jaber” Jika urusan pribadi, saya kiranya tidak ada tuduhan, tetapi secara hukum, dia kudu diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. kata “Ali JaberW saat ditemui seusai kejadian di Rumah Berhijrah Annaba, Sukarame, Pada pagi buta Hari Minggu malam (13/9/2020). Sementara itu, praktisi patokan Rusmin Effendy menegaskan, pengatur penusukan Syech Ali Jabber harus bisa diproses berdasar pada hukum, apapun alasannya. Bila kasus ini tidak dalam proses hukum, maka jadi tanggung jawab negara.

About Saputra